Slipknot Berpisah Dengan Joey Jordison ‘Karena Kebutuhan‘


Living Out Loud – LA baru ini menlakukan sebuah wawancara bersama vokalis Slipknot dan Stone Sour, Corey Taylor. Kamu bisa mendengarkan keseluruhan wawancara di widget SoundCloud di bawah. Beberapa kutipan tersedia.

Terhadap perpecahan Slipknot dengan sang drummer Joey Jordison pada Desember 2013

“Maksudku, ini sulit pada awalnya. Tidak ada yang gampang melakukan sesuatu pada saat di awal. Ketika kita berpisah dengan Joe, itu jujur saja karena kebutuhan; ia ingin ke arah satu dan kita ke arah satunya, dan kita tidak bisa terus seperti itu. Dan jujur, itu saja yang aku bisa katakan. Tapi aku bisa kasih tahu kau bahwa memulai kembali tanpa dia adalah salah satu dari sesuatu yang tersulit yang kita pernah lakukan. Maksudku, cukup sulit di segala arah, seperti mencoba bergerak tanpa Paul (Gray, mantan bassist Slipknot). Tetapi seperti semuanya, itu terasa saat beberapa langkah pertama dan kemudian terasa lebih mudah. Ini bukannya menjadi lebih baik dalam banyak hal, oleh imajinasim tetapi terasa lebih mudah. Bersama orang-orang baru (drummer Jay Weinberg dan bassist Alessandro ‘Vman’ Venturella), ini seperti situasi 2.0, yang dimana ini fase kedua karir Slipknot, pada dasarnya. Dan itu berbeda. Dalam banyak hal, itu lebih menyenangkan, tetapi dalam banyak hal, itu pahit; itu benar. Karena kau telah mempunya dua orang yang contohnya selalu pergi bersama-sama dan lalu kau kehilangan salah satunya dan harus berpisah dengan satunya lagi. Dan ini sulit, bung. Ini sulit. Karena kau sudah mempunyai dua orang hebat, tapi mereka tidak mengerti banyak pengorbanan dan kerja keras yang masuk ke banyak hal. Tapi pada saat yang sama, mereka memiliki rasa hormat bukan hanya terhadap band tetapi juga musik dan apa yang kau lakukan, karena mereka penggemar - mereka memulai sebagai penggemar dan tumbuh kembang mendengarkan kita. Maka mereka memiliki rasa hormat untuk band ini dan apa arti band ini. Dan mereka tidak pernah bertanya terlalu banyak, menginjak kaki orang lain… Mereka sangat memiliki rasa hormat, dan itu besar buat kami. Datang dari Iowa, hormat adalah sesuatu yang besar, dan mereka telah memperlihatkannya di setiap tahap. Maka, dalam banyak hal, itu juga membuat semua sedikit lebih mudah untuk kami.”

Tidak ada komentar