Corey Taylor Ungkap Perjuangannya Melawan Alkoholisme


Vokalis Slipknot dan Stone Sour, Corey Taylor, menjadi tamu pada episode pertama dari acara Scott Ian (Anthrax) "Never Meet Your Heroes" di SiriusXM Volume (Ch. 1060). Corey membahas bagaimana tumbuh besar di Iowa mempengaruhi pencariannya dalam membuat musik, penampilan gila Slipknot dan masih banyak lagi dari karir luar biasanya. Tapi percakapan itu menjadi serius ketika Corey membahas perjuangannya melawan alkoholisme.

Setelah kesuksesan album kedua Slipknot "Iowa" di tahun 2001, Corey kembali ke Stone Sour untuk merekam debut album self-titled pada tahun 2002. Banyak hal yang tampaknya berjalan baik di kehidupan Corey, tapi efek dari semua itu adalah sebuah ego yang membuatnya menuju ke jalan yang salah.

Pernah ada perang besar di kepalaku, dan semacam memberi makan minuman keras yang memberi makan banyak masalahku dengan minum-minum dan lainnya karena aku telah menyerah dengan obat-obatan ketika aku masih remaja, jadi itu bukan suatu masalah untukku, tapi minuman keras itu adalah sebuah jangkar yang aku [masih] bohongi diriku sendiri untuk berpikir bahwa aku tak bisa ke atas panggung tanpa itu seperti 'ini untuk keberuntungan'.

Album pertama Stone Sour menampilkan sebuah single yang membawa mereka ke mainstream, "Bother". Lagu itu sangat berarti secara pribadi untuk Corey yang menulis liriknya, tapi kesuksesannya lebih banyak memberi makan egonya.

'Bother' benar-benar untuk aku, itu adalah aku yang mencoba membuktikan bahwa aku masih bisa mengkontibusikan sesuatu, aku tak pernah menjadi pemain gitar yang baik seperti siapapun yang ada di Slipknot dan aku baik saja dengan itu, tapi hal yang aku tulis sangat lebih ke sisi hal Stone Sour yang mendadak mengisi kekosongan yang aku bahkan tak menyadari bahwa aku punya. Jadi itu benar-benar seperti mengizinkanku untuk merasakan nikmat tentang apa yang aku lakukan tapi kemudian itu memberi makan ego aku dan aku menjadi penyanyi utama yang brengsek yang jujur aku harap aku tidak pernah menjadi tapi pada saat yang sama aku senang bahwa aku telah melewatinya, karena aku tidak akan menjadi seperti sekarang kalau aku tidak menjadi itu.

Corey telah tak terpengaruhi alkohol sejak 2006, dan Ian memujinya, memperhatikan bahwa sangat banyak musisi yang memproduksi musik yang lebih baik ketika mereka dalam pengaruh dan mengalami penurunan kualitas saat keaadaan tidak mabuk. Ian mengatakan bahwa dia masih bisa membuat musik yang hebat setelah menjadi sadar tidak terpengaruh alkohol.

Aku pikir ini karena aku masih ingin melakukannya, aku pikir banyak orang, setiap mereka berhenti melakukan gaya hidup itu, mereka tidak ingin menjadi musisi lagi karena antara A) itu adalah alasan mereka masuk ke dalamnya, atau B) itu fakta bahwa faktanya mereka tidak bisa hidup dengan cara itu lagi.

Jujur, aku pikir kau antara sangat ingin melakukannya atau kau tidak. Untukku, itu tak akan berubah, aku cukup membiarkan minuman keras masuk untuk sesaat dan aku melepaskannya dari itu. Aku merasa aku melakukan pekerjaan terbaikku sekarang, jujur saja.


Tidak ada komentar