Oleh Ivan pada


Corey Taylor: Kenapa Banyak Artis 'Dikacaukan' Oleh Layanan Streaming Musik


Corey Taylor

Dalam wawancara barunya dengan Rock Feed, Corey Taylor (#8) ditanya soal apa yang bisa dilakukan musisi untuk mendapatkan peluang pendapatan royalti lebih tinggi artis dari layanan streaming musik seperti Spotify dan Apple Music.

Ia merespon: “Aku beri tahu apa yang mereka bisa lakukan; mereka dapat mulai dengan bersatu dan mendorong layanan streaming untuk berhenti memohon legislasi yang telah diberlakukan untuk membayar kita lebih baik. Ada alasan Tool menunggu lama untuk menaruh karyanya di layanan streaming, karena mereka tahu kalau mereka tidak akan dikompensasi atas apa yang mereka telah kerjakan. Untuk ku, ada dua hal untuk Tool: a) waktu yang tepat, karena mereka akan punya album baru; dan b) mereka mungkin telah membuat kesepakatan dengan label mereka untuk memastikan bahwa mereka akan mendapat uang yang secara otomatis akan diperoleh label karena uang yang dihasilkan dari streaming.”

Ia melanjutkan: “Itu yang orang-orang tidak mengerti. Perbedaan streaming dan radio adalah kau menghasilkan uang dari radio dari penerbitan yang terlibat. Streaming, tidak ada penerbitan yang dijanjikan. Uangnya langsung menuju ke label. Jadi label menghasilkan banyak uang. Mereka tidak terikat kontrak untuk membayar kita, karena yang mereka sebut ‘teknologi baru.’ Kecuali kau negosiasi ulang kontrak mu — yang kami belum lakukan; yang belum banyak orang lakukan, karena kau tak bisa mengikuti teknologi. Kecuali kau bisa beradaptasi — dan secara legal, banyak label yang tidak membolehkan itu — kau dikacaukan.”

Ia menambahkan: “Kami tidak punya masalah dengan streaming. Kami tidak punya masalah dengan orang yang mendengarkan musik kami. Masalah yang kami punya adalah para layanan streaming ini pada dasarnya memperlakukan seperti kami berutang kepada mereka, yang bukan merupakan cara seharusnya.”



Bagikan ke:
comments powered by Disqus