Oleh Ivan pada


Jay Weinberg: Aku Ingin Bersama Slipknot Selama Ku Bisa


Jay Weinberg

Dalam wawancara bersama majalah Sick Drummer, Jay Weinberg drummer Slipknot bicara mengenai kebutuhan fisik ketika bermain di band yang termasuk penuh energi. Ia mengatakan: “Turing itu sulit, tapi sulit seperti semua yang sulit. Apa pun yang kau lakukan sepenuhnya, seratus persen, setiap malam, setiap minggu, setiap bulan dalam setahun, itu menjadi sulit. Tetapi di saat yang sama, kami benar-benar beruntung memiliki kesempatan melihat bahwa band ini telah berkembang ke ukuran yang lebih besar, dan aku diberkati memiliki kesempatan untuk bermain dengan band ini. Itu sesuatu yang tidak ku sepelekan; itu adalah sesuatu yang aku lakukan di setiap malam.”

Ia melanjutkan: “Dan sejauh yang merugikan? Itu terjadi, tapi aku merasa baik. Satu-satunya alasan kita berada di sini adalah untuk musik, dan untuk para penggemar - dan untuk kita. Di sinilah kita bisa memanfaatkan apa yang paling kita sukai, dan kita senang berbagi dengan orang-orang yang sangat menyukai band ini selama 20 tahun. Jadi semua yang datang bersama-sama membuatnya mudah didapat dari hari ke hari. Sesulit apapun setiap hari, itu membuatnya menjadi sangat mudah.”

Ditanya apakah ia merencanakan Slipknot sebagai “usaha jangka panjang”, Jay mengatakan: “Ya, aku ingin bersama Slipknot selama yang aku bisa. Mereka adalah musisi terbaik di dunia. Aku punya waktu terbaik bersama mereka. Sekarang sudah membuat dua album bersama, aku tak sabar menunggu yang akan datang. Jadi, tentu, aku ingin mendorong ini ke masa depan.

Jay, 28, menemukan Slipknot ketika ia masih pra-remaja melalu ayahnya Max, seorang drummer dari E Street Band Bruce Springsteen, dan pemimpin band di acara talk show Conan O’Brien. Ia langsung terpikat dan seorang penggemar berat Slipknot ketika ia diundang ke Los Angeles untuk audisi menggantikan Joey Jordison di 2013.



Bagikan ke:
comments powered by Disqus